Prospect Park Media

Mengenal Kode ICD 10 Dengue Fever, Penjelasan dan Bahayanya

Mengenal Kode ICD 10 Dengue Fever, Penjelasan dan Bahayanya

Bagi sebagian orang, kode ICD 10 Dengue Fever masih sangat awam sekali didengar. Apalagi istilah medis seperti ini memang tidak semua orang mengetahuinya. Umumnya istilah seperti ini hanya ada dalam dunia medis dimana banyak penyakit, virus, maupun sejenisnya yang menggunakan kode atau istilah tertentu.

Kode ICD (Internasional Statistical Classification of Diseases and Related Health Problem) merupakan sebuah kode dimana beberapa jenis penyakit di diagnosis dan dikelompokan dalam sistem kategori berdasarkan kriteria dengan standar internasional yang sudah disepakai oleh para pakar atau ahli kesehatan seluruh dunia.

Sedangkan Dengue Fever ada nama yang digunakan untuk menyebut penyakit demam berdarah dimana penyakit ini sudah menjadi penyakit global. Penyakit ini sendiri disebabkan oleh Virus Dengue dimana penyebaranya dibawa oleh beberapa jenis nyamuk. Dengue Fever saat ini sudah menyerang di 110 negara.

 

Mengenal Kode ICD 10 Dengue Fever

Kode ICD 10 merupakan klasifikasi statistik dimana berisi data nomor terbatas dari kategori nomor eksklusif yang menggambarkan seluruh model penyakit. Umumnya kode ICD 10 dikelompokan berdasarkan 5 hal, penyakit endemik, penyakit individual serta umum, penyakit endemik, penyakit pertumbuhan, hingga cedera yang ditimbulkan.

Baca juga: ICD 10 Cephalgia

Untuk Dengue Fever atau demam berdarah sendiri memiliki kode A90 dimana demam ini sudah menyebabkan jutaan kematian setiap tahunya di seluruh dunia. Yang menjadi masalah adalah hingga kini penyakit ini masih belum ditemukan vaksinya sehingga dunia medis hanya bisa melakukan pencegahan berupa konsumsi banyak cairan.

 

Gejala dari Dengue Fever

Umumnya gejala penyakit ini sangat sulit diketahui karena memiliki kemiripan gejala dengan beberapa penyakit lain seperti chikungunya, malaria, demam tifoid, hingga leptospirosis. Yang lebih berbahaya adalah 80 dari 100 orang penderita tidak merasakan gejala (atau hanya gejala ringan seperti demam biasa).

Sedangkan untuk gejala berat umumnya hanya dirasakan oleh 5% penderita saja dan dalam kasus tertentu bisa mengancam jiwa. Gejala akan muncul 1 hingga 2 minggu setelah terpapar Virus Dengue. Namun jika gejala demam sudah melewati hari ke 14, maka ada kemungkinan bahwa itu bukanlah Dengue.

 

Penyebab dan penularan Dengue

Dengue Fever disebabkan oleh Virus Dengue dimana masuk dalam kategori keluarga Flaviviridae serta genus Flavivirus. Virus ini umumnya disebarkan oleh beberapa jenis nyamuk. Virus Dengue bersarang di air liur nyamuk dan ketika nyamuk menggigit kulit maka akan terbawa masuk ke dalam tubuh.

Spesies nyamuk Aedes sebagian besar adalah pembawa virus tersebut, terutama pada jenis Aedes Aegepty yang dituduh sebagai penyebab kematian jutaan orang di seluruh dunia. Selain itu, transfusi darah dari pengidap Dengue Fever yang tidak terdeteksi juga menjadi salah satu penyebab penularan virus tersebut.

 

Pencegahan Penyakit Dengue Fever

Hingga kini belum ada vaksin yang benar-benar bisa menyembuhkan penderita dari penyakit tersebut. Namun WHO menyarankan untuk melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan pengendalian terhadap populasi nyamuk. Umumnya tindakan pencegahan ini bisa dilakukan dengan menutup bak mandi karena nyamuk jenis Aedes Aegepty menyukai air bersih.

Umumnya tidak ada perawatan secara khusus terhadap penderita Dengue, namun perawatan hanya dibedakan dari tingkat keseriusan gejala penderita. Kode ICD 10 Dengue Fever memiliki kode A90 yang gejalanya sulit dibedakan dengan beberapa penyakit lain. Ketika penderita menunjukkan keseriusan gejala, maka akan dirujuk ke RS besar.

Menghindari gigitan nyamuk adalah cara yang paling tepat dilakukan untuk mencegah penyakit ini. Namun jika penderita sudah terjangkit, biasanya di Rumah Sakit akan diberikan banyak cairan kepada penderita untuk melawan Virus Dengue, apalagi mengingat bahwa kode ICD 10 Dengue Fever tergolong penyakit berbahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *