Prospect Park Media

Pengembangan Video Game

Pengembangan game adalah bagian penting dari video game apa pun yang datang ke pasar untuk dibeli konsumen. Game dikembangkan pada dasarnya untuk menghasilkan keuntungan bagi pabrikan tertentu itu. Jika sebuah game dibuat dengan baik dan diuji dengan benar maka kemungkinan untuk menjual lebih banyak sangat mungkin. Oleh karena itu, penting untuk menentukan seberapa sukses sebuah game dan berapa biaya sebenarnya untuk mengembangkannya.

Tidak ada gunanya membuat game yang tidak akan dibeli oleh siapa pun saat terjual habis. Industri game adalah bisnis besar saat ini sehingga membayar untuk memiliki tim yang berdedikasi untuk menyelesaikan game dan memproduksinya dengan standar tertinggi yang mereka bisa. Setiap area dari proses pembangunan harus dipantau dengan cermat untuk memastikan bahwa ada anggaran untuk setiap fase tertentu.

Selama bertahun-tahun telah ditemukan bahwa industri game tidak dapat bertahan kecuali muncul dengan ide-ide baru dan ide-ide orisinal. Kecuali jika game aslinya sangat populer, tidak ada gunanya membuat sekuelnya karena mungkin penjualannya tidak terlalu bagus. Perusahaan-perusahaan yang memperoleh keuntungan yang sehat dari permainan yang mereka kembangkan kemudian dapat berkembang dan tumbuh dengan modal. Mereka juga dapat berinvestasi dalam proyek lain. Banyak perusahaan besar sebenarnya mengerjakan beberapa judul sekaligus karena ini adalah cara terbaik untuk menghasilkan keuntungan. Plus, sementara mereka menunggu penjualan dari satu judul, mereka dapat mengerjakan yang berikutnya daripada menunggu.

Pada tahun-tahun awal video game, tidak jarang seorang programmer sendiri mengambil semua tugas ketika harus mengembangkan game dari desain hingga pemrograman dan pengujian. Namun, saat ini, dengan permainan yang menjadi lebih rumit, harus ada satu tim yang berdedikasi untuk proyek yang sedang dihadapi. Begitu ada desain game, maka Anda memerlukan Berita dan Informasi Tekno dan Gadget untuk memastikan bahwa game tersebut berfungsi sebagaimana mestinya sebelum mengirimkannya ke toko.

Perkembangan video game apapun dimulai dengan proses desain yang berasal dari konsep aslinya. Ide yang dihasilkan oleh para desainer seringkali merupakan kombinasi fitur dari game yang sudah ada atau ide baru. Gim ini mungkin termasuk dalam genre gim yang berbeda dari petualangan hingga bermain peran misalnya. Target audiens yang menjadi target game juga penting sehingga Anda tahu siapa yang akan membeli game tersebut. Selain itu, cerita dan karakter juga akan dibuat pada tahap desain.

Pengembangan game berlanjut dari tahap awal hingga pemrograman dan pengujian game. Ini adalah dua fase yang sangat penting dalam siklus hidup karena tanpa ini, game mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Fase pengujian akan mencoba untuk menghentikan permainan sebelum masuk ke pasar dan untuk dijual. Ini akan menyelesaikan masalah apa pun dalam permainan game misalnya. Beberapa di antaranya membutuhkan waktu lebih lama untuk diproduksi daripada yang lain, tetapi ini adalah proses yang harus benar agar berhasil.

Article Source: http://EzineArticles.com/5166327

Asus VivoBook 14 A420UA Pasti Keren

Untuk penguasa market share laptop di Indonesia, baris produk notebook Asus pasti terdapat beberapa serta bermacam. Untuk fragmen premium, mereka punyai serangkaian produk yang benar-benar bervariatif. Untuk fragmen gaming, serangkaian produknya juga komplet. Serta untuk fragmen mainstream consumer, mereka mendatangkan seri VivoBook, yang typenya pun tidak kalah banyaknya.

Di Indonesia, fragmen ini juga masih terbagi-bagi lagi jadi beberapa variasi produk. Dari mulai Asus VivoBook S, VivoBook Pro, VivoBook Flip sampai ke VivoBook polos yang tanpa ada dikasih embel-embel, ada untuk pemakai. Serta semua diperuntukkan untuk sasaran pasar serta pemakaian yang berlainan.

Lebih detilnya, seri VivoBook S adalah variasi flagship dari seri laptop mainstream Asus. VivoBook Pro untuk penuhi fragmen perform, VivoBook Flip untuk convertible, serta VivoBook biasa untuk pemakai kelas entry. Misalnya, mereka yang memerlukan laptop untuk pekerjaan mudah sampai multimedia simpel.

Walau diperuntukkan untuk pemakai fragmen entry level yang nota bene perlu laptop yang harga murah, tentu saja tidak langsung detail situs berita info teknologi terbaru , design serta tehnologi yang didatangkan pada laptop kelas itu harus murahan. Notebook di barisan ini juga perlu diperlengkapi feature terbaru yang benar-benar diperlukan oleh pemakai kekinian.

Untuk contoh ialah Asus VivoBook 14 A420UA yang akan kita ulas kesempatan ini. Seri paling baru laptop VivoBook yang relatif dapat dijangkau itu baru saja ini datang di pasar Indonesia. Serta demikian ada, pemunculannya juga jadi salah satunya tema yang menarik untuk dibahas. Apa klausal? Ditambah lagi jika bukan design, perform serta pasti, harga!

Design
Untuk satu laptop entry level (baca: murah-meriah), VivoBook 14 tawarkan hal yang sama dengan variasi VivoBook atau serta seri premium dari laptop Asus. Sebutlah saja, four-sided NanoEdge Display, ketipisan dimensi, berat yang benar-benar mudah, sampai engsel tipe ErgoLift yang inovatif. Tidak kalah dengan seri ZenBook yang semakin premium. Mengagumkan kan?

Sudah diketahui, design “frameless” NanoEdge display membuat pemakai akan merasai sensasi lihat penampilan monitor dengan cara benar-benar luas selaksa tanpa ada batas. NanoEdge di ke-4 bagian itu cuma mempunyai ketebalan 5, 7 milimeter saja, cuma seputar 1/2 cm. saja tebalnya. Dengan minimnya frame di sekitar monitor, pemakai bisa nikmati content di monitor terasanya tanpa batas, layaknya seperti pengalaman memakai laptop mahal.Mengenai disamping sebaliknya, ada satu port HDMI memiliki ukuran penuh, satu port USB 2.0, satu port audio combo jack, dan satu slot microSD card reader. Pemakaian microSD card reader, bukan SD card benar-benar sesuai pemakai di fragmen tujuan oleh notebook ini.

Faktanya, beberapa pelajar, mahasiswa atau pemakai millenials lain, biasanya sering ambil photo atau video dengan handphone. Kemudian mereka perlu mentransfer lalu memproses atau re-touch photo yang mereka mengambil. Nah, itu bisa dilaksanakan langsung pada laptop Asus VivoBook 14 A420.